Berdasarkan informasi dari Kasat Lantas Polres Bima, Iptu Putu Agus Mas Purnomo, S.H., tim Piket Gakkum Satlantas Polres Bima langsung bergerak menuju lokasi kejadian (TKP) setelah mendapatkan laporan. Di TKP, petugas memberikan pertolongan pertama kepada korban sekaligus melakukan olah TKP awal.
Penyebab Diduga Pengemudi Mengantuk
Hasil penyelidikan sementara di TKP mengungkapkan, kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk atau mengalami microsleep (tidur sekejap tanpa sadar). Mikrobus yang dikemudikan oleh Imran, warga Desa Sambil, Kecamatan Woha, tersebut diduga kehilangan kendali, oleng, dan akhirnya menabrak pembatas jalan atau objek di pinggir jalan.
"Hasil olah TKP awal kecelakaan tunggal mobil mikro bus yang dikendarai oleh Saudara Imran warga Desa Sambil Kecamatan Woha itu diduga kuat akibat pengendara mengantuk atau microsleep," ujar Iptu Putu Agus, seperti disampaikan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K.
Korban Selamat dengan Luka Ringan, Mobil Rusak Parah
Akibat insiden ini, mobil mikrobus mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian depan dan bodinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Pengemudi, Imran, selamat dan hanya mengalami luka ringan serta kondisi shock.
Tim dari Satlantas Polres Bima kemudian mengambil langkah cepat dengan membawa korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sambil menangani korban, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi kejadian yang sempat terganggu.
Lalu Lintas Kembali Normal Setelah Evakuasi
Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menjadi perhatian. "Lanjutnya, saat ini mobil tersebut sudah berhasil di evakuasi menggunakan alat berat sehingga arus lalu lintas kembali normal," jelas Kasat Lantas.
Dengan dipindahkannya mobil yang rusak tersebut, aktivitas lalu lintas di Tanjakan Dorobelo akhirnya dapat berjalan normal kembali.
Himbauan Kapolres: Istirahat Jika Mengantuk
Menyikapi kejadian ini, Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, melalui Kasat Lantas Iptu Putu Agus, mengingatkan kembali pentingnya keselamatan berkendara. Ia menekankan kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri menyetir dalam kondisi lelah atau mengantuk.
"Kasat lantas menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan apabila ngantuk disarankan untuk istirahat," pungkasnya. Himbaun ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Posting Komentar