Hari Bakti PU Ke-80, Bupati Bima Serukan Pembangunan Infrastruktur yang Adil dan Merata


Tidak ada lagi ruang untuk pembangunan infrastruktur yang timpang. Dalam peringatan Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum Tingkat Kabupaten Bima, Bupati Ady Mahyudi menegaskan arah baru: keadilan dan pemerataan harus menjadi jiwa dari setiap proyek. Seruan ini sekaligus menjadi komitmen politik untuk memastikan setiap rupiah anggaran dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, dari pusat kota hingga pelosok desa.

BIMA, NTB.- Prinsip keadilan dalam pembangunan infrastruktur menjadi pesan utama Bupati Bima, Ady Mahyudi, pada Upacara Peringatan Hari Bakti ke-80 Pekerjaan Umum (PU), Rabu (3/12). Bertindak sebagai Pembina Upacara di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bima, Bupati menyerukan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pencapaian fisik, tetapi juga pada dampak sosial yang inklusif.

“Pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara adil dan merata, mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas,” tegas Bupati Ady Mahyudi saat menyampaikan amanat Menteri PUPR, Ir. Doddy Hanggoro, M.PE., di hadapan seluruh jajaran Dinas PUPR hingga tingkat unit pelaksana teknis (UPTD) dan para purna tugas.

Menurut Bupati, penekanan pada keadilan ini sejalan dengan tema nasional peringatan tahun ini, “Pekerjaan Umum Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Ia menegaskan bahwa pekerjaan umum adalah urat nadi pelayanan publik yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak.

“Dedikasi para insan PU sangat menentukan kualitas pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Untuk mewujudkan hal itu, Bupati kembali menegaskan tujuh nilai Sapta Bakti Insan PU sebagai fondasi etos kerja yang non-negotiable. Nilai-nilai itu menekankan pentingnya bekerja lebih keras, cepat, dan cerdas, serta menjaga integritas sebagai marwah profesi.

“Setiap tugas yang kita emban memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, inovasi dan percepatan kerja harus kita dorong untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks, tanpa melupakan bahwa semangat pengabdian adalah jiwa dari Hari Bakti PUPR,” imbuh Bupati di hadapan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, Kadis PUPR Suwandi, ST.MT, para Kepala OPD, serta undangan lainnya.

Upacara yang khidmat ini juga diwarnai momen penghargaan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian, Bupati Ady Mahyudi secara simbolis menyerahkan cenderamata kepada para purna tugas Dinas PUPR Kabupaten Bima, yaitu Hardianto, S.Adm, Muhammadin, Ibrahim, ST, dan Nurhayati, S.Sos.

Dengan seruan ini, Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan tidak akan diukur dari panjangnya jalan atau banyaknya jembatan semata, tetapi dari sejauh mana hasilnya dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Bima, menuju terwujudnya kesejahteraan yang inklusif dan berkeadilan.

 
Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama