BIMA.- Sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto terkait Swasembada Pangan, Kepolisian Republik Indonesia terus melakukan berbagai upaya nyata di lapangan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut ditunjukkan oleh Polsek Woha jajaran Polres Bima Polda NTB yang turun langsung melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung milik kelompok tani di wilayah hukumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses budidaya berjalan dengan baik sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang ditanam sejak 28 November 2025 di atas lahan seluas 15 hektar tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup subur. Lahan pertanian yang dikelola oleh kelompok tani dan berlokasi di So Paria Tebbe, Desa Waduwani, telah dilakukan pemupukan sebanyak dua kali. Dengan kondisi tersebut, estimasi hasil panen diperkirakan dapat mencapai sekitar 80 ton.
Meski demikian, para petani menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan. Salah satunya adalah kondisi cuaca dingin yang belakangan terjadi, yang berdampak pada batang tanaman jagung sehingga berpotensi membusuk dan mempengaruhi hasil panen.
Terpisah, Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong dan memotivasi para petani jagung di wilayah hukum Polres Bima agar tetap semangat dan produktif.
“Pengecekan dan pendampingan ini akan terus kami lakukan hingga masa panen dan proses penjualan nantinya,” ujar Kapolres Bima sebagaimana disampaikan AKP Adib Widayaka.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Bima berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia sebagai negara yang swasembada pangan, dimulai dari penguatan sektor pertanian di tingkat daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan dan pendampingan tersebut berlangsung dengan lancar dan aman.

Posting Komentar