BIMA, NTB.- Komitmen Polri dalam menyukseskan program prioritas Presiden RI di sektor ketahanan pangan terus diperkuat. Jajaran Polsek Bolo Polres Bima melakukan pengecekan intensif terhadap pertumbuhan tanaman jagung di lahan binaan yang berlokasi di Desa Rato, Kecamatan Bolo, Jumat pagi (20/02/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolo, AKP Nurdin, ini bertujuan untuk memastikan kelancaran program ketahanan pangan di tingkat desa. Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat dua hamparan lahan utama yang menjadi fokus binaan, yakni lahan seluas 24 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 240 ton, serta lahan seluas 3 hektare dengan potensi panen 30 ton.
Tanaman jagung yang ditanam sejak 3 Desember 2025 tersebut kini telah memasuki usia 55 hari dan sudah melalui dua kali proses pemupukan. Namun, di tengah pertumbuhan yang cukup baik, para petani binaan Polsek Bolo menghadapi tantangan alam. Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini menyebabkan kondisi tanah menjadi terlalu dingin, yang memicu ancaman pembusukan pada batang jagung.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian adalah wujud nyata sinergitas untuk mendorong perekonomian masyarakat.
"Kami hadir untuk memastikan tidak ada kendala berarti bagi petani. Pendampingan ini penting agar hasil panen nantinya optimal, sehingga target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat dapat tercapai mulai dari level desa," ujar AKP Adib.
Meski dihantui risiko cuaca ekstrem, koordinasi antara Polsek Bolo dan kelompok tani terus ditingkatkan untuk meminimalisir kerusakan tanaman. Seluruh rangkaian pengecekan berlangsung lancar, menunjukkan kehadiran Polri sebagai mitra strategis petani dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Posting Komentar