BIMA, NTB.- Satpolairud Polres Bima Polda NTB menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian hayati dan keamanan di wilayah perairan Teluk Bima. Melalui patroli rutin yang digelar pada Sabtu (14/02/26), personel Satpolairud menyisir wilayah perairan guna memberikan edukasi sekaligus peringatan keras terkait larangan penggunaan bahan peledak dalam menangkap ikan.
Patroli yang dikendalikan langsung oleh Kasat Polairud AKP Hari Purnomo, S.H., ini menyasar para nelayan dan Anak Buah Kapal (ABK) yang tengah beraktivitas di laut. Petugas mengingatkan agar tidak ada lagi oknum yang menggunakan bahan kimia maupun bom ikan karena dampak kerusakannya yang permanen terhadap ekosistem laut.
Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa penggunaan bahan peledak tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak masa depan ekonomi nelayan itu sendiri.
"Menangkap ikan dengan bom atau bahan kimia akan menghancurkan terumbu karang dan habitat laut. Jika ekosistem rusak, ikan tidak akan berkembang biak lagi, dan hal ini akan merugikan nelayan dalam jangka panjang. Kami hadir untuk mencegah kerusakan itu terjadi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang," ujar AKP Adib Widayaka.
Selain masalah lingkungan, tim patroli juga memberikan edukasi mengenai keselamatan pelayaran. Petugas meminta para nelayan untuk selalu memantau informasi dari BMKG terkait kondisi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang yang sering terjadi mendadak.
"Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengimbau agar ABK kapal selalu waspada dan menyiapkan alat keselamatan diri sebelum melaut. Patuhi petunjuk cuaca guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah laut," tambahnya.
Di sisi lain, patroli ini juga berfungsi sebagai upaya preventif untuk mencegah masuknya barang-barang selundupan maupun barang terlarang melalui jalur laut. Dengan kehadiran Satpolairud secara intensif, diharapkan situasi Kamtibmas di perairan Teluk Bima tetap kondusif dan ekosistem laut tetap terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Posting Komentar