BIMA, NTB.- Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, patroli pengamanan masyarakat yang menjalankan ibadah sholat tarawih di wilayah hukumnya menjadi prioritas utama Polres Bima Polda NTB. Hal ini diwujudkan melalui penerjunan personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian untuk melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah masjid.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., memerintahkan jajarannya untuk hadir di tengah masyarakat guna memastikan ibadah tarawih berjalan dengan aman, tertib, dan khusyuk. Personel gabungan dikerahkan untuk berjaga di titik-titik strategis, terutama di masjid-masjid yang berada di lokasi padat aktivitas.
Kasi Humas Polres Bima AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pengamanan diawali dengan apel persiapan personel yang dipimpin oleh Pawas Ipda Viktor Heri, SH., MM. Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental personel sebelum bertugas, serta memberikan arahan terkait tugas dan tanggung jawab di lapangan.
"Setelah apel, tim patroli langsung bergerak menuju sejumlah masjid yang menjadi prioritas pengamanan. Salah satunya adalah Masjid Abdul Khaer yang berlokasi di depan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima. Lokasi ini menjadi perhatian khusus karena berada di jalur utama yang cukup ramai," ujar AKP Adib Widayaka.
Selain melakukan pengamanan di dalam dan sekitar area masjid, tim patroli juga bertugas mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Petugas menghimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memprioritaskan keselamatan pejalan kaki yang hendak menuju masjid.
"Himbauan juga kami sampaikan kepada masyarakat pengguna jalan agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong yang dapat mengganggu ketenangan ibadah. Suara bising dari knalpot tidak sesuai aturan sangat mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang sedang menjalankan sholat tarawih," tegas AKP Adib.
Tak hanya fokus pada pengamanan ibadah, kegiatan patroli ini juga diarahkan pada upaya pencegahan berbagai potensi gangguan kamtibmas. Beberapa sasaran utama yang menjadi perhatian antara lain kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor), balapan liar yang kerap terjadi di malam hari, serta penggunaan mercon atau petasan yang dapat mengganggu ketentraman dan membahayakan keselamatan.
Sepanjang pelaksanaan patroli pengamanan sholat tarawih, situasi di wilayah hukum Polres Bima terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang berarti, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. Kami akan terus tingkatkan patroli pengamanan sholat tarawih selama bulan Ramadhan untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman," pungkas AKP Adib Widayaka menutup rilisannya.
Posting Komentar