BIMA, NTB.- Dalam semangat toleransi beragama, personel Polsek Tambora Polres Bima Kabupaten melaksanakan pengamanan ibadah Melasti yang digelar umat Hindu di Pura Segara Pantai Desa Labuhan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Selasa (17/3/2026). Kegiatan keagamaan ini merupakan rangkaian perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Ritual Melasti yang dilaksanakan umat Hindu yang bermukim di lereng Gunung Tambora tersebut berlangsung khidmat di tepi pantai. Personel kepolisian yang dikendalikan langsung oleh Kapolsek Tambora Iptu Suhadak, S.H., terlihat berjaga-jaga di sekitar area Pura Segara untuk memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah.
Kehadiran anggota Polsek Tambora ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Hindu yang melaksanakan rangkaian ibadah menyambut Hari Nyepi. Para personel tidak hanya berjaga, tetapi juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi serta memastikan tidak ada gangguan selama prosesi berlangsung.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., dalam keterangan tertulisnya melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.
"Kami ingin memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan khusyuk, termasuk umat Hindu yang sedang melaksanakan ritual Melasti menyambut Hari Nyepi. Kehadiran polisi di sini adalah bentuk pengayoman kepada seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan keyakinan," ujar AKP Adib Widayaka.
Ibadah Melasti merupakan salah satu rangkaian penting dalam perayaan Hari Nyepi bagi umat Hindu. Ritual ini bermakna penyucian diri (membersihkan pikiran, perkataan, dan perbuatan) dengan mendekatkan diri ke sumber air seperti laut, danau, atau sungai. Dalam tradisi Hindu, laut dipandang sebagai sumber air kehidupan yang memiliki kekuatan menyucikan.
Kapolsek Tambora Iptu Suhadak, S.H., menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama Hindu setempat untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai kebutuhan.
"Kami berkoordinasi dengan panitia dan tokoh agama setempat. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan umat Hindu dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk," jelas Iptu Suhadak.
Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan ibadah Melasti itu berjalan dengan lancar dan aman. Tidak ada gangguan keamanan maupun insiden yang terjadi selama prosesi berlangsung.
Menjelang Hari Raya Nyepi yang akan jatuh pada Kamis (19/3/2026), Polsek Tambora juga bersiap melakukan pengamanan di hari raya itu sendiri, termasuk memastikan tidak ada aktivitas yang mengganggu jalannya Catur Brata Penyepian yang dilakukan umat Hindu.
"Dengan pengamanan ini, kami berharap umat Hindu dapat merayakan Hari Nyepi dengan khusyuk dan penuh kedamaian. Toleransi dan kerukunan antar umat beragama di wilayah Kecamatan Tambora selama ini terjaga dengan baik, dan kami akan terus menjaga hal tersebut," pungkas AKP Adib.
Posting Komentar