BIMA, NTB – Personel Pos Pengamanan (Pos PAM) Tente Operasi Ketupat Rinjani 2026 Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar patroli dialogis dan sambang di Terminal Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seperti kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor), aksi premanisme, serta berbagai bentuk gangguan lainnya yang dapat memicu instabilitas Kamtibmas.
Tidak hanya melakukan pemantauan, petugas juga aktif mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan. Pendekatan dialogis yang humanis menjadi cara utama dalam menyampaikan imbauan kepada para pengguna jasa transportasi maupun warga yang beraktivitas di sekitar terminal.
Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menjelaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama di masa arus balik Lebaran.
“Kami hadir untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. Patroli dialogis ini tidak hanya sebagai langkah preventif, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Adib.
Sementara itu, Perwira Pengendali (Padal) Pos PAM Tente, AKP Muhtar, menjelaskan bahwa kegiatan patroli dialogis dan sambang ini dilakukan secara rutin di sejumlah titik strategis di sekitaran Pos PAM Tente. Langkah ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi pengamanan selama Operasi Ketupat Rinjani 2026.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian patroli berjalan dengan baik dan aman. Situasi Kamtibmas di wilayah Terminal Tente dan sekitarnya terpantau kondusif.
Posting Komentar