Gempur Narkoba di Bima, Dalam Dua Hari, Satresnarkoba dan Polsek Bolo Amankan 3 Pengedar dan 95 Gram Sabu

 



BIMA, NTB.- Perang tanpa kompromi terhadap peredaran gelap narkoba terus digencarkan jajaran Polres Bima Kabupaten, Polda NTB. Targetnya jelas: wilayah hukum Polres Bima bersih dari barang haram. Dalam waktu hanya dua hari beruntun, aparat berhasil meringkus tiga terduga pengedar dan menyita puluhan paket sabu-sabu.

Aksi pertama terjadi pada Selasa (7/4/2026). Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten meringkus seorang terduga pelaku dan mengamankan barang bukti sabu seberat 95,98 gram. Eksekusi besar itu baru saja mereda, giliran Polsek Bolo yang bergerak cepat keesokan harinya.

Pada Rabu (8/4/2026), sekitar pukul 22.00 Wita, tim Polsek Bolo yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Nurdin menggerebek sebuah rumah di Desa Sondosia, Kecamatan Bolo. Dua pria asal desa setempat, WD (35) dan YM (32), diringkus tanpa perlawanan berarti.

Aksi penggerebekan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah akan peredaran narkoba oleh kedua pria tersebut. AKP Nurdin tak membuang waktu. Tim langsung meluncur ke kediaman WD di Sondosia.

Saat penggeledahan badan, dari saku celana WD, petugas menemukan 6 paket plastik kristal putih yang diduga kuat sabu-sabu. Penggeledahan yang disaksikan langsung perangkat desa setempat itu kemudian dilanjutkan ke dalam rumah. Hasilnya lebih mengejutkan. Tak jauh dari tempat duduk YM, di dalam bungkusan rokok yang terselip di jendela, polisi menemukan 13 paket sabu lainnya.

Total dari lokasi kejadian, Polsek Bolo mengamankan 19 paket plastik berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bolo AKP Nurdin membenarkan penangkapan dramatis tersebut.

"Kedua terduga pelaku berikut seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolsek Bolo untuk proses lebih lanjut. Mereka akan segera diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bima guna pengembangan dan penyidikan lebih mendalam," tegas AKP Nurdin.

Hingga berita ini diturunkan, kedua pria itu masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi menduga kuat mereka bagian dari jaringan peredaran narkoba lintas desa di wilayah Bolo. Masyarakat sekitar pun mengapresiasi gerak cepat polisi yang dinilai membawa angin segar dalam upaya membersihkan kampung dari ancaman narkoba.

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama