Hijaukan Tambora, Sehatkan Warga: TP-PKK Bima Galakkan Senam dan Tanam 200 Pohon Libatkan Ratusan Peserta

Sebagai upaya konkret melestarikan daerah penyangga, TP-PKK Kabupaten Bima meluncurkan aksi kombinasi: senam massal untuk kesehatan warga dan penanaman 200 bibit pohon produktif di Kecamatan Tambora. Kegiatan yang melibatkan lebih dari 500 peserta ini menjadi titik awal target penghijauan 1.000 pohon hingga 2026
BIMA, NTB.- Sebanyak lebih dari 500 peserta yang terdiri dari ASN, guru, pengurus PKK, dan masyarakat umum semangat mengikuti senam sehat bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti, dan langsung menanam 200 bibit pohon produktif di Lapangan Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Rabu pagi (24/12). Kegiatan ini merupakan aksi nyata untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus mengembalikan ruang terbuka hijau di kawasan penyangga ekosistem Gunung Tambora.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Selasa Menyapa Pemerintah Kabupaten Bima ini sengaja dipusatkan di Tambora. Lokasi ini dipilih karena memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga dan paru-paru lingkungan, yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan perubahan iklim dan berkurangnya ruang terbuka hijau.

Usai memimpin senam, Ny. Murni Suciyanti menekankan bahwa aktivitas fisik rutin adalah investasi kesehatan jangka panjang. “Kami ingin gerakan ini tidak berhenti di sini. Mari jadikan senam rutin dan menjaga lingkungan sebagai budaya di setiap desa,” ajaknya di tengah peserta yang masih tampak bersemangat.

Aksi penghijauan pun segera dilanjutkan. Dengan semangat gotong royong, para peserta yang terdiri dari ASN, guru, pengurus PKK, dan warga bersama-sama menanam 200 bibit pohon trembesi, mangga, dan alpukat di sekitar Lapangan Labuan Kananga. Pemilihan jenis pohon produktif ini bertujuan untuk memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomis bagi masyarakat ke depannya.

“Penanaman hari ini adalah langkah awal. Kami menargetkan penambahan 1.000 pohon baru di sepanjang area publik Tambora hingga 2026. TP-PKK akan bekerja sama dengan karang taruna dan kelompok tani untuk memastikan pohon ini tumbuh, tidak sekadar seremonial,” tegas Ny. Murni Suciyanti, menegaskan komitmen tindak lanjut dari kegiatan tersebut.

Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menyatukan pesan kesehatan jasmani dan kelestarian alam dalam aksi yang konkret. Modal sosial dan kebersamaan yang terpupus sepanjang acara diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi tumbuhnya kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Program Selasa Menyapa pun tidak hanya meninggalkan jejak hijau dari 200 bibit pohon, tetapi juga optimisme untuk mewujudkan Tambora yang lebih sehat, kompak, dan peduli terhadap lingkungan..


Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama