Patroli yang dimulai pukul 22.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Woha, AKP Muhtar. Dengan kekuatan empat personel taktis, tim menyisir jalur lintas dan wilayah pemukiman, mulai dari Desa Tente, Nisa, Naru, Tenga, Samili, Kalampa, Dadibou, Penapali, Talabiu, hingga berakhir di Desa Rabakodo.
Fokus utama patroli mobile ini adalah mengantisipasi aksi balap liar, begal, tindak pencurian (3C), serta peredaran narkoba dan minuman keras. Selain itu, petugas juga memberikan perhatian khusus pada kepemilikan senjata tajam, senjata api rakitan (senpira), hingga potensi tawuran antar-kelompok yang dapat meresahkan masyarakat.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
"Patroli rutin ini adalah wujud pengayoman kami. Kami menyasar lokus-lokus rawan, seperti tempat berkumpulnya pemuda, area pemukiman yang sepi, serta ruas jalan utama yang minim penerangan," jelas AKP Adib.
Di sela-sela penyisiran, petugas secara persuasif memberikan imbauan kepada para pemuda yang masih berkumpul agar tidak melakukan tindakan melawan hukum. Warga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing.
Hingga patroli berakhir pada dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Woha dilaporkan tetap aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan terbukti efektif menekan niat para pelaku kejahatan, sehingga aktivitas malam masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan.
Posting Komentar