Kegiatan diawali dengan apel kesiapan dan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) yang dipimpin oleh Kawasopsres Iptu Ruslan Agus di lapangan apel Mapolres Bima. Dalam arahannya, Iptu Ruslan menekankan pentingnya profesionalisme dan keramahan personel saat berhadapan dengan warga.
"Seluruh personel yang terlibat wajib mengedepankan komunikasi yang humanis. Jadikan teguran sebagai sarana edukasi, agar masyarakat merasa dilindungi dan sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya," tegas Iptu Ruslan.
Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menjelaskan bahwa gerakan Satgas Preventif ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada pengendara mengenai aturan lalu lintas yang sering diabaikan.
Di lapangan, petugas menyapa pengendara sembari mengingatkan sejumlah poin krusial, mulai dari kewajiban melengkapi surat-surat kendaraan (STNK & SIM), penggunaan helm standar SNI, hingga sabuk pengaman. Selain itu, petugas memberikan atensi khusus pada larangan penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong).
"Kami ingin di hari ketiga ini, pesan mengenai keselamatan benar-benar sampai ke hati masyarakat. Target kami bukan hanya tertib aturan, tapi tertib keselamatan," tambah AKP Adib.
Kegiatan tersebut disambut positif oleh para pengendara yang melintas. Masyarakat mengapresiasi cara persuasif petugas dalam mengingatkan aturan lalu lintas. Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, seluruh rangkaian sosialisasi berjalan aman, tertib, dan lancar.
Posting Komentar