Masuki Pekan Kedua Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Satgas Preventif Polres Bima Masifkan Edukasi Kelengkapan Kendaraa


BIMA, NTB.- Memasuki pekan kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani 2026, jajaran Satgas Preventif Sat Samapta Polres Bima semakin gencar memberikan edukasi mengenai pentingnya kelaikan teknis dan administratif kendaraan bagi para pengguna jalan di wilayah hukum Polres Bima, Selasa (10/02/26).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan dan pengecekan personel yang dipimpin langsung oleh Kasatgas 4 Operasi Keselamatan Rinjani 2026, AKP Sudirman, S.H., di lapangan apel Mapolres Bima sekira pukul 09.00 WITA. Arahan ini bertujuan memastikan personel tetap humanis namun tegas dalam memberikan edukasi di lapangan.


Sekira pukul 09.30 WITA, personel Satgas Preventif bergerak menyasar sejumlah titik strategis. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan serta pemahaman kepada pengendara roda dua (R2), roda empat (R4), hingga roda enam (R6) agar selalu memastikan kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK sebelum berkendara.


Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo, S.H., menegaskan bahwa pengecekan komponen kendaraan menjadi prioritas dalam edukasi kali ini.


"Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kelengkapan fisik kendaraan seperti kaca spion, lampu utama, lampu sein (reting), serta fungsi rem. Hal-hal kecil seperti ini seringkali diabaikan, padahal sangat vital dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," jelas Iptu Putu Agus Mas Purnomo.


Lebih lanjut, Kasat Lantas menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Rinjani 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan selama 14 hari secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 mendatang.


"Selain melakukan penindakan bagi pelanggar yang berpotensi membahayakan keselamatan, tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Kami ingin setiap perjalanan masyarakat Bima berlangsung dengan aman dan selamat," tambahnya.


Setelah melaksanakan pemeriksaan dan sosialisasi secara intensif, kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA dengan situasi yang berjalan aman dan kondusif. Melalui kegiatan yang berkelanjutan ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bima dapat terus ditekan.

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama