BIMA, NTB.- Di bawah terik matahari dan deburan ombak Teluk Bima, nampak siluet kapal patroli dengan personel berseragam biru khas Polisi Perairan. Namun, kali ini mereka tidak datang untuk melakukan penindakan hukum, melainkan membawa misi kemanusiaan yang menyentuh hati para nelayan tradisional.
Dipimpin langsung oleh Kasat Polairud, AKP Hari Purnomo, SH., tim patroli Polres Bima Polda NTB menggelar aksi sosial "Jemput Bola" di tengah laut pada Rabu (18/02/2026). Menggunakan sistem door-to-door, atau lebih tepatnya boat-to-boat, personel kepolisian menghampiri satu per satu perahu nelayan yang sedang menebar jaring.
"Kami sadar, profesi nelayan sangat bergantung pada restu alam. Saat cuaca dinamis seperti sekarang, penghasilan mereka tentu terdampak. Inilah alasan kami hadir langsung di tengah mereka," ujar AKP Hari Purnomo mewakili Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., MH.
Pemandangan haru terlihat saat petugas menyodorkan paket sembako dari atas kapal patroli ke sampan kayu milik nelayan. Bantuan ini diharapkan mampu menyambung kebutuhan dapur keluarga nelayan yang seringkali harus bertaruh nyawa di tengah laut demi mencari nafkah.
Salah seorang nelayan tradisional yang tengah melaut tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan tangan yang masih basah oleh air laut, ia menerima bantuan tersebut dengan senyum lebar.
"Terima kasih bapak-bapak Polairud. Kami sangat terbantu, apalagi jarang-jarang ada yang menemui kami langsung di tengah laut begini. Perhatian ini sangat berarti bagi kami," tuturnya dengan suara parau penuh syukur.
Sembari berbagi, AKP Hari Purnomo juga menyempatkan diri duduk di tepian kapal untuk mengedukasi nelayan mengenai keselamatan. Ia mengingatkan pentingnya memantau arahan BMKG terkait cuaca ekstrem dan selalu menyiapkan alat keselamatan sebelum melaut.
Posting Komentar