BIMA, NTB – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dan menyamakan persepsi dalam pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Gladi Posko dan Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan yang juga dikenal dengan istilah Sispamkota pelayanan aksi unjuk rasa (Unras) ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Bima, Kompol Saogi Sujana Angsar, pada Kamis (30/4/2026) di Loby Polres Bima Kabupaten.
Simulasi TFG digunakan untuk merencanakan taktik, memvisualisasikan pergerakan pasukan, serta menangani situasi kontinjensi seperti aksi unjuk rasa atau pengamanan acara besar, khususnya di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten. Melalui simulasi ini, para peserta diajak untuk berpikir cepat dan sistematis dalam merespons berbagai skenario yang mungkin terjadi di lapangan.
Dalam arahannya, Wakapolres Bima Kabupaten, Kompol Saogi Sujana Angsar, menekankan agar setiap satuan fungsi lebih memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing di lapangan. Ia mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antar satuan agar tidak terjadi tumpang tindih perintah, terutama ketika situasi berkembang secara dinamis dan penuh tekanan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, keterampilan anggota, serta kecepatan bertindak, terutama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan situasi eskalasi massa. Setiap personel harus paham betul tugasnya,” ujar Wakapolres.
Menurutnya, skenario TFG yang dilaksanakan sudah tepat dan relevan dengan potensi situasi yang dihadapi di lapangan. Ia berharap simulasi ini dapat menjadi pedoman yang efektif dalam pelaksanaan tugas pengamanan aksi unjuk rasa yang sebenarnya, sehingga Polri dapat bertindak secara terukur, profesional, dan humanis.
Seluruh rangkaian kegiatan Gladi Posko dan TFG berjalan dengan lancar dan aman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi simulasi yang dirancang untuk mengasah kemampuan teknis dan taktis dalam pengamanan aksi massa.

Posting Komentar