Satpolairud Polres Bima Jadi Penggerak Sosial, Aktif Bantu Petani dan Edukasi Warga Pesisir

 



BIMA, NTB – “Polisi Peduli” adalah program yang digagas oleh Kapolres Bima Kabupaten Polda NTB, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., sebagai wujud nyata Polri sebagai sosok humanis dan penggerak sosial yang aktif memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, pelayanan, dan edukasi. Program ini diimplementasikan oleh seluruh jajaran, termasuk oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) yang aktif membantu berbagai kegiatan sosial hingga aktivitas petani di seputaran Markas Komando (Mako) Satpolairud.

Pada Kamis (30/4/2026), terlihat sejumlah personel Satpolairud yang sedang melaksanakan patroli dan sambang warga pesisir sekaligus membantu para petani mengumpulkan jagung yang sedang dijemur. Melalui pendekatan ini, Polres Bima Kabupaten berusaha hadir langsung di tengah masyarakat, memperkuat hubungan harmonis, dan memastikan keamanan serta kenyamanan di wilayah hukumnya.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli juga melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat perairan (Binmas Perairan) dan pengamanan di Dermaga Bajo. Sasaran kegiatan difokuskan kepada pemilik kapal atau perahu (bot) dan para penumpang, baik yang akan berangkat maupun yang baru tiba dari Pelabuhan Bima.

Berbagai himbauan disampaikan petugas kepada masyarakat pesisir. Mereka mengingatkan agar seluruh aktivitas pelayaran dihentikan saat kondisi cuaca buruk. Pemilik kapal dan masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga serta memelihara situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan. Petugas juga memberikan edukasi terkait potensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang, serta mewajibkan nahkoda untuk memonitor informasi resmi dari BMKG sebelum melaksanakan pelayaran.

Selain itu, petugas memastikan kesiapan kapal dan mewajibkan seluruh awak serta penumpang untuk membawa dan menggunakan alat keselamatan selama berlayar. Yang tidak kalah penting, petugas melarang keras praktik penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia berbahaya (potasium) maupun bahan peledak (bom ikan), karena selain merusak ekosistem laut, tindakan tersebut merupakan tindak pidana yang dapat dijerat hukum.

Kapolres Bima Kabupaten melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Bima dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus wujud kedekatan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Polri hadir bukan hanya untuk mengawasi, tetapi juga untuk melayani, membantu, dan melindungi. Program Polisi Peduli adalah bukti bahwa kami ingin berbagi peran dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, mulai dari laut hingga persawahan,” ujar Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., dalam keterangannya.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan aman, serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat pesisir dan para petani yang merasa terbantu dengan kehadiran Polri. 

Print Friendly and PDF

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama